Home  Ulasan Produk   Aneka Tips  Iklan Gratis  Iklan - Satuan   Iklan - Paket  Harga Iklan
B E R I T A
 Pasang Iklan
  
Cara paling mudah
untuk pasang iklan di media cetak secara on line. Tinggal Klik
PASANG

  
 Properti
  
Mau cari rumah atau kontrakan atau sekedar cari referensi harga rumah sekarang ?
Ya tinggal aja Tinggal Klik
Properti

  
 Harga Iklan Koran
  
Anda ingin tahu harga iklan koran jabodetabek atau koran daerah ? Ya tinggal klik
harga iklan

  
 Pembayaran Via Bank
  


BCA Cab. Buaran
No. 6330 638727
Bank Mandiri : 166.0000.649731
a.n.PT. DUTA MEDIA KOMUNIKA

Bank DKI Cab. Walikota Jaktim
No. 503.88.32403.2
An. PT Duta Media Komunika

  
 
    
 Google Page Rank
    
 
Perlukah kita mengosumsi antibiotik.
Oleh admin3
Kamis, 16 Februari 2012 07:15:09 Klik: 1466 Kirim-kirim Print version
REPUBLIKA.CO.ID, Tak jarang, bila ke dokter, kita mendapatkan obat berupa antibiotik. Seorang ibu sempat mengeluhkan bahwa dokternya kerap memberikan antibiotik untuk anak yang berpenyakit ringan seperti batuk. Lantas, bagaimana sebenarnya kita harus mencermati antibiotik?

Menurut dr Zubairi Djoerban, spesialis penyakit dalam dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, antibiotik adalah zat antimikroba (zat antikuman) yang berasal dari mikroba lain, umumnya jamur, atau dapat juga dibuat secara sintetik. Contohnya, lanjut Zubairi, antibiotik penisilin yang ditemukan oleh Alexander Flemming merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh jamur. Satu jenis antibiotik biasanya hanya ampuh untuk satu kelompok kuman tertentu, tetapi tidak untuk kuman yang lain, tetapi ada pula antibiotik yang dapat membunuh berbagai kelompok kuman.

Kendati begitu, Zubairi tetap menekankan agar hati-hati saat mengonsumsi antibiotik. Pasalnya, bila sembarangan dapat menimbulkan masalah yang serius misalnya alergi, dan yang paling ditakuti adalah bila terjadi resistensi, artinya antibiotik yang dipakai menjadi tidak ampuh lagi. Kuman menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut. Demam memang merupakan tanda adanya infeksi. Demam terjadi karena sel-sel tubuh bereaksi untuk melawan infeksi tersebut.

Demam juga dapat terjadi karena keadaan lain, misalnya dehidrasi. Biasanya yang disebut dengan demam adalah jika suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celsius. Menurut Zubairi, sebagian besar demam pada anak disebabkan oleh virus. Virus tidak dapat dibunuh dengan antibiotik tetapi dengan obat antivirus. Umumnya penyakit yang disebabkan virus merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan bantuan sistem pertahanan tubuh. Oleh karena itu pengobatannya adalah dengan menjaga kondisi tubuh. Jadi, memang tidak semua demam memerlukan antibiotik.

Zubairi juga menekankan, batuk pilek (flu) biasanya tidak perlu diberi antibiotik. Antibiotik menjadi perlu apabila terjadi infeksi sekunder oleh bakteri, biasanya ditandai dengan penyakit yang tidak membaik atau malah memburuk setelah beberapa hari. Perubahan warna dan kekentalan ingus atau dahak merupakan hal yang normal pada sakit pilek dan tidak perlu diberikan antibiotik. Diare juga tidak selalu harus diberi antibiotik karena diare dapat disebabkan oleh virus atau akibat intoleransi terhadap makanan yang dimakan. Infeksi telinga juga tidak selalu membutuhkan antibiotik.

Sebagian anak mengalami infeksi telinga akibat penumpukan cairan pada penyakit flu. Bila sakit flunya membaik maka sakit telinganya akan membaik pula. Jika sakit telinga menetap maka mungkin perlu diberikan antibiotik. Anak-anak sering juga mengalami demam tinggi tanpa diketahui penyebabnya. Jika terjadi hal demikian yang perlu dilakukan adalah menjaga agar panasnya tidak semakin tinggi dengan memberi obat penurun panas seperti parasetamol yang banyak dijual di pasaran.

Selain itu, dapat pula dilakukan pengompresan dengan air hangat. Jangan mengompres dengan air dingin atau es karena hal ini dapat menyebabkan anak menggigil dan suhu tubuhnya malah semakin meningkat. Jadi, antibiotik hanya diberikan atas indikasi yang tepat dan penggunaannya harus dengan aturan tertentu. Jika demam yang dialami anak tidak terlalu tinggi dan tidak disertai gejala-gejala yang mengkhawatirkan maka tidak perlu langsung dibawa ke dokter. Jika sakit anak menetap atau bertambah parah maka anak perlu dibawa ke dokter, bahkan mungkin perlu diberi antibiotik atau obat yang lain.
 
Berita TIPS SEHAT ALAMI Lainnya
. Manfaat Bunga Sepatu untuk Pengobatan Tradisional
.  11 Manfaat Daun Sirsak Sebagai Obat Tradisional
. Manfaat Bunga Kenanga Atasi Berbagai Penyakit
. Jeruk bali menurunkan kolesterol
. Jeruk dapat mencegah stroke
. Efek negatif vit C
. Makanan penyebab keputihan
. 7 Langkah atasi stress
. 5 tanda jantung bermasalah
. Akibat kurang tidur
 Login
  
Login:
Pass:
VCode:
 
Register?
  
 INFOTAINMENT
 IKLAN MENARIK
 
 
 
 Kirim Yahoo Messenger
 
 PASANG IKLAN
 
 
 
 
 TIPS SEHAT ALAMI
Manfaat Bunga Sepatu untuk Pengobatan Tradisional
11 Manfaat Daun Sirsak Sebagai Obat Tradisional
Manfaat Bunga Kenanga Atasi Berbagai Penyakit
Jeruk bali menurunkan kolesterol
 Iklan Baris Terbaru

. Dijual Cover Plat Nomor Varias...
. Club Barongsai Fuhrama
. Sewa Barongsai Koh Lili
. Dijual RUMAH Baru Cimanggis De...
. lowongan kerja
. rumah dikontrakkan
. rumah dijual
. Huruf Timbul, Advertising, Rek...
. mobil dijual
. Kontraktor Perbaikan Jalan Jab...
. mahar uang, mahar koin, mahar ...
. mobil dijual
. kredit
. Jual Titan Gel Asli Di Jakarta
. Grup Barongsai Citra Studio
. Jual Kertas Kalkir A0
. mobil dijual
. Ruko dijual
. kredit
. Sumur Bor, Artesis, sumur Bor,...
. Barongsai Cheer Production
. Pabrik Kertas Global Indo Asia...
. tanah dijual
. mobil kredit
. rumah dijual
. rumah dicari
. Jual RUMAH Baru di Ciracas Jak...
. mobil dijual
. Biro Bangunan
. mobil dijual
 IKLAN COMMERCIAL
  Mobil

Rumah

Lowongan
  
 Hit Counter
  


  
 Pos Indonesia